Dampak penyalahgunaan narkoba pada remaja meliputi kerusakan fisik dan mental yang serius, penurunan prestasi akademik, hingga risiko ketergantungan permanen.
Berikut adalah rincian dampak negatif penyalahgunaan narkoba bagi remaja:
Dampak Fisik dan Kesehatan
- Kerusakan organ tubuh: Memicu gangguan pada jantung, paru-paru, ginjal, dan pencernaan.
- Dehidrasi dan penurunan fungsi tubuh: Menyebabkan kekurangan cairan parah, gangguan elektrolit, hingga risiko kematian akibat overdosis.
- Kerusakan sel otak: Menghambat perkembangan otak remaja yang masih dalam masa pertumbuhan, menurunkan daya ingat, dan memicu kerusakan saraf permanen.
Dampak Mental dan Psikologis
- Gangguan emosi: Menyebabkan perubahan perilaku drastis seperti mudah marah, cemas berlebihan, dan depresi.
- Penurunan fungsi kognitif: Mengurangi kemampuan konsentrasi, daya pikir, dan kontrol diri sehingga remaja bertindak lebih impulsif.
- Psikosis dan halusinasi: Memicu gangguan jiwa berat, rasa paranoia, atau hilangnya kesadaran penuh.
Dampak Sosial dan Pendidikan
- Penurunan prestasi akademik: Merusak fokus belajar yang berujung pada penurunan nilai sekolah atau bahkan putus sekolah.
- Kerusakan hubungan sosial: Merusak hubungan dengan keluarga, teman sebaya, serta memicu isolasi diri.
- Tindakan kriminal: Meningkatkan potensi keterlibatan dalam perbuatan melanggar hukum demi mendapatkan barang haram tersebut.
Pelaksanaan hari rabu tanggal 15 juli 2026 di gor balai desa ciporos, Pembicara pak camat karangpucung, danramil karangpucung dan kapolsek karangpucung di hadiri oleh kepala desa ciporos dan perangkatnya , BPD,Ketua RT RW se desa Ciporos , dan karang turan desa ciporos.

